• SMP NUR LINTANG KEDU
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

BEST PRACTISE PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN MAAG DI SMP NUR LINTANG KEDU TAHUN 2022

 

BEST PRACTISE

PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

DALAM PEMBELAJARAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN MAAG DI SMP NUR LINTANG KEDU TAHUN 2022

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Disusun Oleh :

Adikusoma Suryoatmojo, S.Pd

NIPY. 19871118201607009

 

 

 

 

LEMBAGA PENDIDIKAN MAARIF NU TEMANGGUNG

Y A Y A S A N  N U R  L I N T A N G  S A L A F I

S M P   N U R  L I N T A N G

KECAMATAN KEDU KABUPATEN TEMANGGUNG

Alamat: Kompleks PP. Karang Santri, Jl. Traji-Bandunggede KM 2, Bandunggede, Kedu, Temanggung 56252

email: smpnurlintang@gmail.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Kemajuan Teknologi Menuntut Peningkatan Kualitas Pendidikan Yang Diselaraskan Dengan Kemajuan Teknologi. Oleh Karena Itu Guru Juga Dituntut Untuk Bisa Menguasai Keterampilan Dan Pengetahuan yang sesuai Agar Pada Akhirnya Diharapkan Dapat Menghasilkan Apa yang Menjadi Tujuan Pendidikan Nasional.

SMP Nur Lintang Kedu Merupakan Salah Satu SMP Yang Berbasis Pondok Pesantren Di Kabupaten Temanggung yang terhitung masih baru berdiri, dimana siswa angkatan pertama yang diterima merupakan lulusan SD/MI yang terdampak pandemi COVID-19, dimana mayoritas siswanya dalam 1 tahun di Sekolah sebelumnya menerima pembelajaran berbasis daring. Hal tesebut kemudian berimbas pada kamauan siswa untuk bisa masuk dalam pembelajaran yang kurang, selain siswa juga terkesan malas untuk sekolah dan mengerjakan tugas yang diberikan, karena sudah terbiasa tugas dikerjakan oleh orang tua/ orang yang lebih dewasa. Penggunaan gawai juga masif oleh siswa sebelum kemudian masuk SMP Nur Lintang Kedu, akan tetapi gawai hanya digunakan hanya untuk bermain games dan browsing yang tidak berhubungan dengan pembelajaran.

Hal tersebut yang kemudian menjadi alasan bagi penulis untuk menyusun pembelajaran yang bisa “mengaktifkan siswa”. berkaca dari hal tersebut kemudian disusunlah perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan saintifik dan TPACK pada materi gangguan pencernaan maag. Penggunaan materi tersebut dengan model pembelajaran PBL bertujuan untuk lebih membuat siswa aktif, karena siswa dilibatkan dalam pembelajaran yang sekaligus mengkaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari -hari sebagai santri dan siswa, dimana maag merupakan gangguan yang sering diderita oleh santri selain scabies yang menyerang kulit.

Sebagai sekolah berbasis pondok pesantren yang baru berdiri dan masih dalam proses pengembangan serta input siswa yang dapat dikatakan menengah kebawah, banyak tantangan yang dihadapi SMP Nur Lintang Kedu, baik sebagai Satuan Pendidikan maupun pendidik dan tenaga kependidikannya. Diantaranya adalah:

  1. Siswa belum terbiasa untuk aktif dalam pembelajaran, siswa cenderung pasif
  2. Guru masih menggunakan metode teacher centered tanpa ada variasi pembelajaran.
  3. Guru belum terbiasa menggunakan model pembelajaran berbasis masalah.
  4. Belum ada lab komputer, dan terbatasnya akses intenet dari pondok pesantren.

Tantangan yang dihadapi tersebut yang apabila bisa disimpulkan merupakan  tantangan yang dihadapi dari sisi kompetensi guru yang harus ditingkatkan baik dari sisi pedagogik maupun profesional kemudian menjadi pelecut semangat bagi penulis untuk meningkatkan kemampuannya, yang melibatkan siswa dan guru dalam prosesnya

  1. JENIS KEGIATAN

Kegiata yang dilakukan dalam best practise ini adalah melakukan praktikum asam basa pada bahan makanan dengan model PBL, dimana siswa selain melakukan uji pH pada makanan dan minuman sehari-hari, siswa juga belajar bagaimana untuk menjaga organ pencernaannya sendiri terutama lambung.

  1. MANFAAT KEGIATAN

Manfaat dari penelitian ini adalah untuk lebih mengaktifkan siswa selama pembelajaran, disamping untuk melihat efektifitas penggunaan model PBL untuk materi gangguan sistem pencernaan.

 BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

  1. Tujuan dan Sasaran

Tujuan

Tujuan dari best practise ini adalah untuk melihat efektifitas penggunaan model pembelajaran PBL pada materi gangguan organ sistem pencernaan maag

Sasaran

Sasaran dari kegiatan ini salah siswa kelas VIII SMP Nur Lintang Kedu dalam materi gangguan organ sistem pencernaan maag

  1. Bahan/ materi kegiatan

Bahan dan materi kegiatan adalah Sistem Pencernaan Manusia Subbab Gangguan Sistem Pencernaan

  1. Metode/ Cara Melaksanakan Kegiatan

Metode/ cara melaksanakan kegiatan adalah dengan melakukan praktikum uji asam basa, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok tentang cara mengobati dan mencegah maag yang dituangkan dalam bentuk poster canva

  1. Alat/ Instrumen

Alat dan istrumen yang digunakan adalah istrtumen penilaian sikap, penilaian keterampilan, penilaian poster dan penilaian kognitif

  1. Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Waktu pelaksanaan kegiatan Kegitan:
Hari/ Tanggal                 : Rabu/ 105 September 2021

Waktu                            : Jam 1 dan 2

Tempat                          : Kelas VIIIB SMP Nur Lintang Kedu

 

 

 BAB III

HASIL KEGIATAN

         Aksi yang dilaksanakan untuk mengatasi tantangan dan permasalahan yang ada tersebut menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, dengan pendekatan TPACK dan Saintifik yang dipalikasikan pada materi Nutrisi bahan Makanan sebagai materinya. Adapun penerapan dalam mengatasi tantangan yang ada dimulai dengan :

  1. Kegiatan pendahuluan, seperti, memberi salam, berdoa, melakukan presensi siswa, memberikan apersepsi dan motivasi, menjelaskan tujuan, manfaat dan penilaian yang dilakukan, memberikan pre-test.
  2. Kegiatan inti menggunakan sintaks PBL, Yaitu
  • Memberikan orientasi masalah yang kemudian siswa mencari rumusan masalah dari orientasi tersebut.
  • Mengorganisasikan peserta didik. Pada kegiatan ini, peserta didik diarahkan untuk duduk dan bekerja secara berkelompok. dan kemudian membagikan LKPD  yang harus dikerjakan serta bahan ajar sebagai materi tambahan kepada siswa.
  • Dalam Kegiatan Membimbing kegiatan penyelidikan kelompok dan individu. Guru Memberikan penjelasan tentang apa yang harus dilakukan oleh siswa. yang kemudian dialnjutkan dengan kegiatan pengujia bahan makanan, yang dilakukan oleh siswa, pada kegiatan ini guru membimbing dan mengarahkan kegiatan siswa, serta mendorong siswa untuk mendiskusikan hasil praktikum serta LKPD  yang ada.
  • Mengembangkan dan menyajikan hasil karya. Langkah pada sintaks ini siswa mengasosiasikan data yang diperoleh untuk menentukan solusi dari permasalahan yang ada, dan mengemukakan gagasannya lewat presentasi kelas, yang kemudian ditanggapi oleh siswa lainnya.
  • Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Pada sintaks ini peserta didik melakukan penarikan kesimpulan terhadap kegiatan yang telah dilakukan, serta memberikan penguatan terhadap materi yang masih dianggap lemah .

Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan refleksi pembelajaran oleh siswa dan guru, yang dilanjutkan dengan memberikan test akhir dan menyampaikan tugas serta materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang akan datang. Yang dilanjutkan dengan berdoa dan salam penutup kegiatan.
Dari pembelajaran berbasis masalah yang telah dilakukan memberikan dampak yang dirasakan sangat efektif apabila diterapkan pada proses pembelajaran, hal ini dapat dilihat dari :

  1. Siswa menjadi aktif selama proses pembelajaran. Prosentase siswa berbicara tentang materi pembelajaran lebih mendominasi daripada pada saat guru mengajar secara teacher-centered.
  2. tingkat antusitasnya belajar siswa meningkat meningkat, penggunaan teknologi berupa slide powerpoint, video  yang disertai kegiatan kolaboratif membuat siswa lebih aktif dalam belajar.
  3. Hasil pembelajaran untuk materi nutrisi bahan makanan meningkat, dari sebelumnya memiliki rata rata 71 menjadi rata rata nilainya menjadi 80.

 

 

BAB IV

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

  1. Simpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari proses pembelajaran Penggunaan model Pembelajaran PBL pada Materi Gangguan Sistem Pencernaan Maag  adalah ternyata dapat memberikan banyak manfaat selain memudahkan pemahaman materi sistem pencernaan manusia juga mampu menciptakan kreatifitas dan kesadaran siswa untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan terutama lambung dari gangguan yang terjadi.

 

  1. Rekomendasi

Rekomendasi yang dapat penulis berikan berdasarkan best practice ini adalah penggunaan model PBL efektif diterapkan pada materi gangguan system pencernaan, yang perlu diperhatikan adalah peran aktif dari siswa dalam proses pembelajarannya, guru harus senantiasa memberikan motivasi dan mengarahkan siswa agar aktif selama proses pembelajaran

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
IHT( IN HOUS TRAINING) HARI KETIGA SMP NUR LINTANG: SEMAKIN MENDALAM DAN BERMAKNA

  Hari Rabu, 25 Juni 2025, SMP Nur Lintang kembali menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) yang kini telah memasuki hari ketiga. Bertempat di ruang pertemuan SMP Nur L

26/06/2025 10:44 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 532 kali
In House Training Guru SMP & SMA Nur Lintang Kedu

PELAKSANAAN IN HOUSE TRAINING (IHT) SMP DAN SMA NUR LINTANG SEMUA JADI BINTANG   TEMANGGUNG_Pada hari Sabtu, 21 Juni 2025 bertempat di ruang kelas SMA Nur Lintang yang beralama

22/06/2025 21:21 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 535 kali
Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas IX SMP Nur Lintang Kedu

Hari ini Senin tanggal 2 Juni 2025, telah dilaksanakan penyampaian pengumuman hasil belajar / kelulusa siswa kelas IX tahun pelajaran 2024/2025. Pengumuman kelulusan disampikan langsu

22/06/2025 20:57 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 485 kali
Gamadhikari Berbagi 2025

  12/3/2025 Kabinet Gamadhikari melakukan kegiatan bagi-bagi takjil geratis di lingkungan Pondok Pesantren Karang Santri. kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan ol

12/04/2025 21:47 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 534 kali
New era : Kabinet Gamadhikari

Hello everyone… Salam hangat dari kami, Pengurus OSIS SMP Nur Lintang Kedu masa bakti 2024/2025 kabinet Gamadhikari. Taukah kalian nama kabinet kami diambil dari bahasa sansek

12/04/2025 21:36 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 488 kali
Pelantikan dan serah terima jabatan pengurus OSIS masa bakti 2024/2025

Setelah dilakukannya proses pemilihan calon ketua OSIS periode 2024/2025 secara langsung pada tanggal  8 Januari 2025 lalu, SMP Nur Lintang menyelenggarakan kegiatan upacara pela

12/04/2025 21:34 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 472 kali
P5 : Suara Demokrasi 2025

Rangkian Proyek P5 Suara Demokrasi SMP Nur Lintang telah selesai diselenggarakan. Kegiatan proyek ini berlangsung selama 1 minggu, dimulai pada hari senin tanggal 3 hingga 8 Februari

12/04/2025 21:12 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 414 kali
Gelar Karya P5 Tema : Bhineka Tunggal Ika “Mengenal Ragam Budaya Indonesia Melalui Window Shopping”

Kedu (31/10/24) SMP Nur Lintang Kedu menggelar kegiatan istimewa yaitu Gelar Karya P5 dengan tema Bhineka Tunggal Ika “mengenal ragam budaya Indonesia melalui window shopping&rdq

03/11/2024 21:44 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 1103 kali
Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2024

Peristiwa Sumpah Pemuda yang tepat terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 menjadi momen lahirnya Bulan Bahasa dan Sastra. Peringatan bulan bahasa dan sastra bertujuan untuk membina dan m

03/11/2024 21:28 - Oleh Smp Nur Lintang - Dilihat 705 kali
EKXTRA PRAMUKA

Pramuka adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diadakan pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ekstrakuler pramuka ini sangatlah penting diajarkan di tingkat Sekolah Men

18/10/2024 10:56 - Oleh Guru - Dilihat 483 kali