PEMBELAJARAN BERDIFERESIENSI DALAM MENGOPTIMALKAN PENDIDIKAN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN SISWA
Oleh : Aditya Yunianto, S.T
Setiap manusia dilahirkan dengan dianugerahi keistimewaan berupa keahlian atau bakat dalam bidang yang bermacam – macam, keahlian tersebut akan berkembang sesuai dengan pertumbuhan namun keahlian tersebut tidak akan berkembang dengan baik ketika tidak dilakukan proses pembelajaran guna mengembangkan dan meningkatkan kualitas bakat tersebut, sebagai contoh ketika seseorang memiliki bakat dalam bidang olahraga namun kemampuan tersebut tidak diasah dan dilatih dengan konsisten maka bakat tersebut hanya akan menjadi kemampuan yang biasa saja.
Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan berperan besar dalam memfasilitasi proses belajar setiap siswa yang memiliki berbagai macam kebutuhan dan karakter dalam belajar, maka dari itu salah satu model pembelajaran yang efektif diterapkan adalah model pembelajaran berdiferensiasi, model pembelejaran ini adalah suatu upaya mengakomodir kebutuan siswa dalam belajar, guru sebagai fasilitator memberikan pendampingan belajar sesuai dengan kebutuhan dikarenakan setiap siswa memiliki karakter yag berbeda.
Meski begitu tidak berarti memberi perlakuan berbeda terhadap siswa atau membeda bedakan antara siswa yang pandai dengan yang kurang pandai dikarenakan kegiatan pembelajaran diferensiensi berpusat pada kegiatan pembelajaran yang memberikan kesempatan bagi siswa dalam mengembankan potensi ataupun bakat yang ada didalam dirinya.
Adapun muatan pembelajaran berdiferensiasi menitik beratkan kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, seperti yang disampaikan Tomlinson (2001) ada tiga kategori kebutuhan siswa yaitu :
- Kesiapan Belajar Siswa (readiness)
Merupakan kondisi dimana apakah pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki siswa sesuai dengan materi pembelajaran yang akan disampaikan.
- Minat Siswa
Adalah seberapa besar ketertarikan siswa untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Umumnya setiap siswa memiliki ketertarikan terhadap topik yang berbeda oleh karena itu mengaitkan berbagai topik yang disukai siswa diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dalam kegiatan pembelajaran.
- Profil Belajar Siswa
Merujuk kepada sikap dan karakteristik individu siswa yang berbengaruh dalam kebiasaan belajar sehingga perlu dilakukan pemetaan profil belajar siswa guna menemukan metode serta media pembelajaran yang tepat.
Dari tiga poin diatas selanjutnya guru dapat melakukan identifikasi terhadap siswa guna membuat pemetaan kebutuhan belajar, kemudian merencanakan pembelajaran serta evaluasi serta refleksi kegiatan yang akan dilakukan menggunakan strategi diferensiasi yang diantaranya adalah :
- Diferensiasi Konten
Konten merupakan informasi atau materi yang diajarkan oleh guru, dalam pembelajaran diferensiasi konten dapat disesuaikan dengan minat siswa contohnya penggunaan konten dalam bentuk artikel, audio, video atau menggunakan media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan gaya belajar siswa.
- Diferensiasi Proses
Diferensiasi proses mengacu kepada bagaimana siswa memahami informasi atau materi yang disampaikan oleh guru, sebagai contoh dalam sebuah proses pembelajaran siswa akan nyaman melakukan kegiatan belajar secara mandiri atau berkelompok serta seberapa banyak pendampingan yang diperlukan siswa dalam memahami materi.
- Diferensiasi Produk
Produk merupakan hasil kerja atau karya yang mencerminkan pemahaman siswa dan berhubungan dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan, dalam pembelajaran diferensiasi penugasan produk harus berdasarkan kebutuhan siswa secara individu maupun kelompok dan dikerjakan dalam kurun waktu tertentu. Inti dari produk tersebut adalah bagaimana siswa mendapat pilihan dalam mengekspresikan pembelajaran.
Oleh karena itu sangat penting penerapan pembelajaran diferensiasi di dalam kelas melihat kondisi siswa yang memiliki kesiapan, minat serta profil yang beragam agar dapat mendapat tindakan pembelajarang yang sesuai dengan kebutuhan yang harus mereka dapatkan sehingga siswa tidak hanya mendapat informasi atau pengetahuan dari materi pembelajaran akan tetapi siswa juga memperoleh kesempatan mengembangkan potensi yang ada di dalam setiap siswa melalui kegiatan belajar di sekolah.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
IHT( IN HOUS TRAINING) HARI KETIGA SMP NUR LINTANG: SEMAKIN MENDALAM DAN BERMAKNA
Hari Rabu, 25 Juni 2025, SMP Nur Lintang kembali menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) yang kini telah memasuki hari ketiga. Bertempat di ruang pertemuan SMP Nur L
In House Training Guru SMP & SMA Nur Lintang Kedu
PELAKSANAAN IN HOUSE TRAINING (IHT) SMP DAN SMA NUR LINTANG SEMUA JADI BINTANG TEMANGGUNG_Pada hari Sabtu, 21 Juni 2025 bertempat di ruang kelas SMA Nur Lintang yang beralama
Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas IX SMP Nur Lintang Kedu
Hari ini Senin tanggal 2 Juni 2025, telah dilaksanakan penyampaian pengumuman hasil belajar / kelulusa siswa kelas IX tahun pelajaran 2024/2025. Pengumuman kelulusan disampikan langsu
Gamadhikari Berbagi 2025
12/3/2025 Kabinet Gamadhikari melakukan kegiatan bagi-bagi takjil geratis di lingkungan Pondok Pesantren Karang Santri. kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan ol
New era : Kabinet Gamadhikari
Hello everyone… Salam hangat dari kami, Pengurus OSIS SMP Nur Lintang Kedu masa bakti 2024/2025 kabinet Gamadhikari. Taukah kalian nama kabinet kami diambil dari bahasa sansek
Pelantikan dan serah terima jabatan pengurus OSIS masa bakti 2024/2025
Setelah dilakukannya proses pemilihan calon ketua OSIS periode 2024/2025 secara langsung pada tanggal 8 Januari 2025 lalu, SMP Nur Lintang menyelenggarakan kegiatan upacara pela
P5 : Suara Demokrasi 2025
Rangkian Proyek P5 Suara Demokrasi SMP Nur Lintang telah selesai diselenggarakan. Kegiatan proyek ini berlangsung selama 1 minggu, dimulai pada hari senin tanggal 3 hingga 8 Februari
Gelar Karya P5 Tema : Bhineka Tunggal Ika “Mengenal Ragam Budaya Indonesia Melalui Window Shopping”
Kedu (31/10/24) SMP Nur Lintang Kedu menggelar kegiatan istimewa yaitu Gelar Karya P5 dengan tema Bhineka Tunggal Ika “mengenal ragam budaya Indonesia melalui window shopping&rdq
Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2024
Peristiwa Sumpah Pemuda yang tepat terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 menjadi momen lahirnya Bulan Bahasa dan Sastra. Peringatan bulan bahasa dan sastra bertujuan untuk membina dan m
EKXTRA PRAMUKA
Pramuka adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diadakan pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ekstrakuler pramuka ini sangatlah penting diajarkan di tingkat Sekolah Men
